diklat prajab

meninggalkan kkalhamdulilllah…kk tdk nangis saya tinggal untuk mengikuti LPJ selams 20 hari di lubuk sikaping, sebenarnyà sedih rasanya, tapi ya mau gimana lagi.

buah hati penyemangat jiwa

Putriku sayang..
Dunia ini tak selamanya indah
Malah lbh sering tak indah
Tapi bersamamu kurasakan cinta y bgtu indah

Putriku..
Doa itu selalu aq panjatkan untukmu
Semoga engkau selalu jadi pelita jiwa
Penyemangat ayah n bunda
Diberi kesehtan
Jd anak y soleha

aku mulai bosan dengan rasa ini

aku mulai bosan dengan rasa ini

rasa yang tak bernama

tidak juga beraturan

datang suka-suka

bertahan dihatiku dengan kokohnya

aku ingin rasa yang pasti

yang adanya benar

mendatangkan kebebaran

dan bisa ku tagih kebenarannya

aku ingin membenarkan cinta ini

membangun sebuah ikatan

yang didalamnya aku menemui kedamaian

selalu bersinar

jangan meredup

biar lah mentari permisi plg keperaduan

krnna bumi masih butuh sinaran

selalu lah bersinar

tak usah hirau hujan y selalu hadirkan tangis

krna kadang hujan hanya bergurau

dengan derainya

selalulah tersenyum

karena senyum itu mampu damaikan dunia

y kdg tak lagi punya rasa

tanpa judul

aku jelas ga tau mo nulis apa…yang aq tau aku ingin menulis,,,

di tengah kebingungan, kebahagian,,,,aku ingin menulis, aq sangat bahagia….walau mgkn blm saatnya,,,tp  aku merasa layak untuk bahagia…stelah sekian lama aku kuliah, KKS, akhirnya aku selesai juga, walaupun aku bersabar menunggu tgl 10 april untuk wisuda, aku bahagia saat aku bilang pada orang tua bahwa kuliahku kelar juga.

tapi kebingungan itu mulai datang, mo kemana arah aku setelah ini????

PNS?????????…bkn aku tidak percaya pada kemampuanku dan kuasa DIA…tp aku takut dengar harga dipasaran “120 juta” ya ALLAH…apa itu semua duit??atau dah gabung dengan daun2????(heehhe),,,,aku jelas tak akan berani bebankan orang tua lagi setalah semua biaya kuliahku…yach aku berharap kekuasaan DIA,,,mudah2an aku lulus PNS tanpa 100jt,,,,,

belum lagi STR…sepertinya ujian untuk kami tak selesai-selesai…hmmm….mudah2an aku lulus…

atau mgkn PTT….

natah lah…banyak pilihan memang,,,tp jelas butuh usaha yang benar2 usaha…

hmmmmmmm…satu lagi…aku ingin nikah tahun ini,,

tp knpa aku sedikt ragu,,,bukan pada siapa aku nikah,,,tp pada diriku sendiri…knpa setitik rasa ingin sendiri masih ada,,,aku ingin berbagi sedikit “hasil kerjaku” dengan keluarga…

ntahlah

kemaren ada orang bilang “kamu jangan nikah dulu, bantu dulu orang tua setahun”…apa iya????

aku juga ingin membalas sedikit dari juataan kash sayang mereka…tp apa dengan menikah aku tidak bisa berbuat untuk mereka???

knpa kebingungan2 ini datang…aku jelas tidak ingin menikah dalam waktu 5 bulan ini..

hmmmmmmmm…yang pasti aku ingin ucapkan seribu cinta untuk Ayah,Umak, n AIDA…terima kasih telah menjadi bagian dari hidupku…

n untuk Basq….semoga kamu bisa jadi bagian hidupku,,melengkapi ribuan cinta yabg telah aku miliki

patuhku pada dia

ya Allah di sadarku yang kadang mengabut, aku masih dengan doa yang telah aku pahat dalam hati, aku masih dengan harapku “suami yang mampu tuntun menuju surgaMU”, aku tak miminta dia, walau manusiawiku memohon dia, berharap dia, mengiba dia.

ya Allah jika dia memang untukku, ku mohon jadikan dia suami yang padanya aku “patuh”, yang padanya aku layak mengharap surgaMu, karana saat aku jadi istri dia setiap langkahku harus dengan izin dia.

ya Allah, dalam keimananku yang kadang layak aku pertanyaan aku masih mengharap cintaMu, masih terus akan mengiba padaMU, ku mohon beri aku suami yang Engkau cintai, karna aku tau, begitu mudahnya aku menuju surgaMu hanya dengan aku patuh pada dia,

ya Allah, ku mohon jadikan dia sesorang yang layak aku pertahankan, yang layak dapatkan cintaku seutuhnya, yang mampu melengkapi aku dengan kecengenganku, aku dengan kekuranganku, aku dengan keegoaanku, aku dengan imanku yang masih perlu untuk terus dipupuk.

jika suatu waktu aku tak bersama dia yang saat ini aku “cintai” tetap pengang hatiku, ingatkan aku dengan doa yang telah aku ucap, jangan biarakan aku menetskan air mata, walau kadang aku takut dengan duka itu.

batas waktu

Batas waktu

Ada batas dimana hujan harus berhenti

Saat Bumi telah terlalu basah

Dedaunan sudah merayu hendak bermandi sinaran

Ada waktunya dimana senandung harus berhenti

Dikala kata tak lagi senada

Saat irama tak lagi tentramkan sukma

Ada saatnya harus menarik mundur langkah

Saat di depan yang terhampar hanya  buntu

Tiada celah yang bias loloskan harap

Ada saatnya untuk bangun

Saat mimpi tak lagi utuh

Yang ada hanya ada galau

  • Pilih Kategori

  • Kompetisi Blog elearning
  • a href="http://itikkecil.wordpress.com/hari-aids-2007/">
  • Radio on Air

  • Jadikan anak bangsa lebih Smart

  • Pengunjung Online

    website stats
  • Agustus 2016
    S S R K J S M
    « Okt    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.