kepak kupu-kupu yang hendak terbang

satu pintu mulai terkuak

menawarkan episode baru

sebuah malam panjang penuh perjuangan

waktu yang berpaju dengan cita

segaris senyum aku lukis hari ini

di wajah-wajah penuh cinta

masih sebentuk sabit yang samar

tapi mampu hadirkan haru di jiwa

dengan cinta aku coba kukuh

tak terlena dengan himpitan duka

aku akan bangkit

perlahan…………….

walau masih kepompong

aku mesti terus menanti

suatu hari……..

kepak kupu-kupu kan terdengar

menari……..

melayang menguasai angin

…………………..

terimakasih cinta

cinta lebih dari tiga

allah cinta kepada

tiga golongan manusia

tapi cintanya kepada golongan manusia

lebih berat kepada tiga golongan itu

Allah cinta kepada orang bertaqwa

tapi cinta_NYa lebih berat kepada pemuda yang bertaqwa

Allah cinta kepada orang pemurah

tapi cinta-Nya lebih berat kepada orang miskin yang pemurah

Allah cinta kepada orang rendah hati

tapi lebih cinta kepada orang kaya yang rendah hati

(al hadis)

melati membisu

Tirai malam mulai tersingkap

Melati masih memilih lelap

Berselimut mimpi

Merayu bayu merelakan tubuh

Membawa asa menuju langit

Kobaran mentari semakin menggila

Menjilati tanpa belas kasih

Kelopak melati masih mengatup

Membisu……

keluarga harta termahalku

ach Tuhan…………………………………………

nikmat mana mu lagi yang tidak aku kecap????

keluarga yang begitu berharga, seorang ayah yang selalu berjuang untuk anak-anaknya, yang rela menghabiskan waktu hanya untuk kami bisa mengecap pendidikan……………………

kata-kata ayah suatu hari,yang mungkin ayah sendiri tidak sadar akan kata-kata itu, yang sampai sekarang selalu jadi motivasiku “tak ada harta yang akan ayah wariskan untuk kalian, pokoknya kalian kuliah”

sorang ibu, yang begitu aku cintai, SORGA BERADA DI KAKI IBU.….aku setuju akn hal itu,sebuah kalimat yang menyadarkan aku begitu besar peran ibu, seorang wanita yang selalu mengerti akan kebutuhanku, selalu ada di setiap langkah kami

ach “umak”……………………..aku rindu

saudara-saudaraku

ntah kenapa aku merasa bersukur dilahirkan sebagai anak ke-3,suatu hal yang sampai sekarang selalu aku banggakan,aku punya abang,punya kakak,punya adek cowok,dan adek cewek.hmmmmmm…………………….begitu indah hidup ini,saudara-saudaraku….KITA ADALAH PELANGI,dengan beragam warna, tapi kita tidak akan terpisahkan

pergilah

ku relakan kau pergi

terlepas

meninggalkan pedih di dermaga hati

cinta kita terlalu meninggi

mencoba menandingi cinta ilahi

membangun kepongahan

akan kuasa kita menjaga bening rindu

iman di pertaruhkan

cinta menjerat,membius

mencoba melenakan

pergilah………………….

aku akan disini

membasuh lena yang pernah mewarnai

biarkan pisah memporak-porandakan

kastil cinta yang kita bangun

dengan tawa dan air mata

tinggal keyakinan di dada

yang mencoba menguatkan langkah

biarkan cinta menemukan akhirnya

sendiri……………………………..

BEBAS

DALAM DENTING DESAU BAYU

TERTAHAN PADA TATAP SENDU

MECOBA MEMBAKAR KATA

MENGALUNKAN KEBEBASAN

MENCARI CELAH DIANTARA BILUR2 EMBUN KEEMASAN

MEMUNGUT INDAH DI ANTARA BENTANG PASIR

LELAKI BERMATA ZAMRUD

ketika kelam menentang malam

berbalut perih

menanti kabut berbuah surya

seketika pijar dari balik awan

tatap lelaki bermata zamrud

membasuh hitam

menyuarakan putih

bening..

tatap lelaki bermata zamrud

menyelusup

tanpa gerak

tanpa nada

menghadirkan seluit rona indah

tanpa kata

tanpa nama

AMARAH DI PERSIMPANGAN

aku berdiri tegak di pesimpangan nadi-nadi ibu kota

tubuh jangkung menjunjung langit

dengan tiga mata aneka warna

banyak kisah aku rekam

dalam diam

ssst….

ini rahasia terbesar dalm hdupku

AKU BENCI MANUSIA

bagaimana tidak!

apa hak manusia mencaci merah mataku

mengapa salah selalu tertuju padak merahku

atas waktu yang semakin menepi

malah terlalu sering aku menahan geram

saat hijauku berganti merah

manusia bejat terus bergegas

mengepulkan asap

menciptakan kekacauan

bising membahana

caci maki tumpah ruah

aku hanya menatap sekilas

muak telah menguasai jiwa

dengan amarah di dada

kumainkan mata sesukaku

biar saja  mereka menatap tajam

aku tak peduli …..

komunitasHp,april 2008

PULANG SEJENAK

pulang sejenak…
menyapa kamboja yang memutih
bersapa tentang rindu
tangan tertengadah
merayu pda rembulan
agar sudi melepas pilar-pilar sinarnya
kan ku bawa pulang
menemani dikala gelap
pulang sejenak..
mengetuk pintu tua
yang telah menyimpan begitu banyak
mutiara kenangan
pundi-pundi berisi tangis
peti emas menyimpan cinta
moga terbuka
agar bisa menatap kembali semua itu
walaupun tak bisa
puaslah sudah bila terkuak
sedikt saja
mencuri pandang
agar berkurang beban dijiwa
yang terus merayu
mengharap akan reuni
dengan bayu yg dulu pernah membawa raga
terbang  ke nirwana
ataukah bersama pelangi?
yang warnanya terlalu indah
terlalu sukar untuk menghilangkannya
dari memori sukma
mungkin juga dgn bintang
yang cahayanya begitu kemilau
yang dulu tiada pernah bersembunyi
selalau ada di sudut malam
tempat berbagi
tempat hempaskan tangis
mengharap juga akan mentari
sang cahaya penebar damai
yang mampu beri jalan
agar  tak gelap
selalau terang

Djah 2008

MELINTASI BATAS CAKRAWALA

Mencoba melalui batas cakrawala
Yang terbentang
Di perbatasan kebersamaan
Yang telah rentangkan
Jutaan jarak
Yg tiada dapat disebut dengan angka

Napas memburu
Denyut nadipun tiada tersabarkan
Kehampaan telah rasuki
Kesuciaan hati yg memutih
Kerinduan semakin kokoh
Berdiri sepanjang tapak jalan
Ingin tangan ini
Hancurkan kehampaan
Ingin kaki ini berlari
Bagai laju kilat
Tiada kan berhenti
Hingga bersandar
Pada damai kebersamaan

Djah 2008