<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>AEK MAGA &#187; MOtivasi</title>
	<atom:link href="http://aekmaga.wordpress.com/category/motivasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aekmaga.wordpress.com</link>
	<description>...Aek Maga Penyejuk Hati...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Dec 2009 08:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='aekmaga.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/2b5ee27c142a6bf9166c2e4a813b4a90?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>AEK MAGA &#187; MOtivasi</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aekmaga.wordpress.com/osd.xml" title="AEK MAGA" />
		<item>
		<title>Kekuatan kata-kata</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/23/kekuatan-kata-kata/</link>
		<comments>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/23/kekuatan-kata-kata/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2008 05:04:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aekmaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[MOtivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/23/kekuatan-kata-kata/</guid>
		<description><![CDATA[ 

Sepanjang sejarah manusia, para pemimpin dan pemikir besar kita telah menggunakan  kekuatan kata-kata untuk mengubah emisi dirinya dan kita, menyertakan cita-cita mereka, dan membentuk jalannya nasib. kata-kata tidak hanya menciptakan emosi, melainkan juga aksi, dan dari aksi kita melahirkan keberhasilan.
Anthony Robbins
Mungki Anda bisa membayangkan kembali ketika ibu atau pun bapak Anda ketika membisiki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=23&subd=aekmaga&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h3 class="post-title entry-title"> <a href="http://top-motivation.blogspot.com/2007/10/kekuatan-kata-kata.html"><br />
</a></h3>
<div style="text-align:center;">Sepanjang sejarah manusia, para pemimpin dan pemikir besar kita telah menggunakan  <span style="color:#ff0000;font-weight:bold;">kekuatan kata-kata untuk mengubah emisi</span> dirinya dan kita, menyertakan cita-cita mereka, dan membentuk jalannya nasib. kata-kata tidak hanya menciptakan emosi, melainkan juga aksi, dan dari <span style="font-weight:bold;color:#ff0000;">aksi kita melahirkan keberhasilan</span>.<br />
Anthony Robbins</div>
<p>Mungki Anda bisa membayangkan kembali ketika ibu atau pun bapak Anda ketika membisiki telinga kita dengan kata-kata harapan, misalkan kamu kalau sudah besar harus jadi orang baik, kamu nanti harus bisa menjadi kebanggaan keluarga, atau teguran seperti jangan malas kalau malas kamu mau jadi apa nanti, belajarlah dengan giat supaya kamu jadi orang sukses, mungkin itu sebagian contoh ketika ibu atupun bapak kita berbicara kepada kita dan perkataan itu selalu diulang dan di ulang sehingga dalam memori kita tertanam apa yang orang tua kita katakan.</p>
<p><span style="font-weight:bold;color:#ff0000;">Apakah orang tua Anda pernah berbuat begitu pada diri Anda ?</p>
<p></span><span style="color:#ff0000;font-weight:bold;"></span>Kata-kata yang telah tertanam pada dirikita akan membuahkan hasil apabila dapat kita rubah menjadi <span style="font-weight:bold;color:#3333ff;">Emosi, </span><span style="color:#000000;">kemudian emosi tersebut dapat di rubah menjadi <span style="font-weight:bold;color:#3333ff;">Aksi</span>, kadang orang hanya meneriakan kata-kata kosong atau bisa di sebut kata-kata yang tidak dijiwai yang tidak dikeluarkan dengan emosi, sehingga imbasnya hanya tongkosong nyaring bunyinya.</p>
<p><span style="font-weight:bold;color:#ff0000;">Apakah kata-kata orang tua Anda yang baik-baik sudah Anda praktekan ? Atau cukup hanya disimpan di memori Anda dan hanya menjadi kenangan ketika Anda ingat ibu bapak Anda ?</span></p>
<p>Mungkin anda suka merasakan sesuatu yang berbeda antara seorang pemimpin atau orang yang berilmu berbicara dengan orang biasa-biasa berbicara, dan hebatnya lagi apabila seorang pemimpin atau orang yang berilmu berbicara bisa cepat menyerap pada memori kita dan emosi jadi ikut terpancing.</p>
<p><span style="color:#ff0000;font-weight:bold;">Apakah Anda bisa merasakan perbedaan tersebut ? atau biasa-biasa saja ? </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;font-weight:bold;">Jika berpengaruh Mengapa coba ? ada apa dengan pemimpin dan orang yang berilmu ?</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;font-weight:bold;">Apakah seorang pemimpin atau orang yang berilmu jika berbicara bisa mempengaruhi orang dikarnakan apa yang dia ucapkan itu telah di jiwai dan dilakukan oleh dirinya ? Atau apa ?</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;font-weight:bold;">Dan bagaimana dengan Anda apakah ucapan Anda bisa mempengaruhi orang atau tidak ?</span><br />
</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aekmaga.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aekmaga.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aekmaga.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aekmaga.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aekmaga.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aekmaga.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aekmaga.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aekmaga.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aekmaga.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aekmaga.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aekmaga.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aekmaga.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=23&subd=aekmaga&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/23/kekuatan-kata-kata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/773754c72c76b3e50255778d51ffa32b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aek maga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyeberangi Sungai</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/23/menyeberangi-sungai/</link>
		<comments>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/23/menyeberangi-sungai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2008 05:01:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aekmaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[MOtivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/23/menyeberangi-sungai/</guid>
		<description><![CDATA[ 

    Suatu hari di dalam kelas sebuah sekolah,.. di tengah-tengah pelajaran, pak guru memberi sebuah pertanyaan kepada murid-muridnya : Anak-anak, jika suatu hari kita berjalan-jalan di suatu tempat, di depan kita terbentang sebuah sungai kecil, walaupun tidak telalu lebar tetapi airnya sangat keruh sehingga tidak diketahui berapa dalam sungai tersebut. Sedangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=21&subd=aekmaga&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h3 class="post-title entry-title"> <a href="http://top-motivation.blogspot.com/2007/05/menyeberangi-sungai.html"><br />
</a></h3>
<div align="justify">    <span style="color:#3366ff;font-family:arial;font-size:130%;">Suatu hari di dalam kelas sebuah sekolah,.. di tengah-tengah pelajaran, pak guru memberi sebuah pertanyaan kepada murid-muridnya : Anak-anak, jika suatu hari kita berjalan-jalan di suatu tempat, di depan kita terbentang sebuah sungai kecil, walaupun tidak telalu lebar tetapi airnya sangat keruh sehingga tidak diketahui berapa dalam sungai tersebut. Sedangkan satu-satunya jembatan yang ada untuk menyeberangi sungai, tampak di kejauhan berjarak kira-kira setengah kilometer dari tempat kita berdiri.</p>
<p></span><span style="color:#3366ff;font-family:arial;font-size:130%;"><span style="font-weight:bold;font-style:italic;color:#ff0000;">           Pertanyaan saya adalah</span>, apa yang akan kalian perbuat untuk menyeberangi sungai tersebut dengan cepat dan selamat? Pikirkan baik-baik, jangan sembarangan menjawab. <span style="color:#ff0000;">Jawablah dengan memberi alasan</span> kenapa kalian memilih jalan itu. Tuliskan jawaban kalian di selembar kertas. Kita akan diskusikan setelah ini.</p>
<p></span><span style="color:#3366ff;font-family:arial;font-size:130%;"> Seisi kelas segera ramai, masing-masing anak memberi jawaban yang beragam. Setelah beberapa saat menunggu murid-murid menjawab di kertas, pak guru segera mengumpulkan kertas dan mulailah acara diskusi. Ada sekelompok anak pemberani yang menjawab: <span style="color:#333333;">kumpulkan tenaga dan keberanian, ambil ancang-ancang dan lompat ke seberang sungai</span>. Ada yang menjawab, <span style="color:#cc33cc;">kami akan langsung terjun ke sungai dan berenang sampai ke seberang.</span></p>
<p></span><span style="color:#3366ff;font-family:arial;font-size:130%;">        Kelompok yang lain menjawab : &#8220;&#8221;<span style="color:#006600;">Kami akan mencari sebatang tongkat panjang untuk membantu menyeberang dengan tenaga lontaran dari tongkat tersebut</span>&#8220;&#8221;. Dan ada pula yang menjawab : &#8220;&#8221;"<span style="color:#00cccc;">Saya akan berlari secepatnya ke jembatan dan menyeberangi sungai, walaupun agak lama karena jarak yang cukup jauh, tetapi lari dan menyeberang melalui jembatan adalah yang paling aman &#8220;&#8221;"&#8221;.</span></p>
<p></span><span style="color:#3366ff;font-family:arial;font-size:130%;"> Setelah mendengar semua jawaban anak-anak, pak guru berkata, ”Bagus sekali jawaban kalian. Yang menjawab melompat ke seberang, berarti kalian mempunyai semangat berani mencoba. Yang menjawab turun ke air berarti kalian mengutamakan praktek. Yang memakai tongkat berarti kalian pintar memakai unsur dari luar untuk sampai ke tujuan.</p>
<p>Sedangkan yang berlari ke jembatan untuk menyeberang berarti kalian lebih mengutamakan keamanan. Bapak senang kalian memiliki alasan atas jawaban itu. Semua jalan yang kalian tempuh adalah positif dan baik selama kalian tahu tujuan yang hendak dicapai. Asalkan kalian mau berusaha dengan keras, tahu target yang hendak dicapai, tidak akan lari gunung di kejar, pasti tujuan kalian akan tercapai.</p>
<p>Pesan bapak, mulai dari sekarang dan sampai kapanpun, Kalian harus lebih rajin belajar dan berusaha menghadapi setiap masalah yang muncul agar berhasil sampai ke tempat tujuan”.</p>
<p><span style="font-weight:bold;font-style:italic;"> Jangan melarikan diri dari kesulitan</p>
<p></span></span><span style="color:#ff0000;font-family:arial;font-size:130%;"> Dalam kenyataan hidup, kita semua sebagai manusia selalu mempunyai masalah atau problem yang harus di hadapi, selama kita tidak melarikan diri dari masalah, dan sadar bahwa semua masalah dan rintangan itu harus diatasi, melalui pola pikir dan cara2 yang positif serta keberanian kita menghadapi semua itu, tentu hasilnya akan maksimal. Hanya dengan action dan belajar, belajar dan action lagi. Manusia baru bisa mencapai pertumbuhan mental yang sehat dan meraih kesuksesan seperti yang di idam idamkan!</span><span style="font-size:130%;"><br />
</span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aekmaga.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aekmaga.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aekmaga.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aekmaga.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aekmaga.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aekmaga.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aekmaga.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aekmaga.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aekmaga.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aekmaga.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aekmaga.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aekmaga.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=21&subd=aekmaga&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/23/menyeberangi-sungai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/773754c72c76b3e50255778d51ffa32b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aek maga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mind Mapping : cara mudah memakai otak</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/mind-mapping-cara-mudah-memakai-otak/</link>
		<comments>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/mind-mapping-cara-mudah-memakai-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 02:49:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aekmaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[MOtivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/mind-mapping-cara-mudah-memakai-otak/</guid>
		<description><![CDATA[Buntu menemukan solusi? Macet dalam berkreasi? Cobalah mind mapping. Cara sederhana ini telah banyak membantu saya menyelesaikan pekerjaan.
Tony Buzan, pencipta metode mind map ini, terinspirasi oleh komputer di tahun 1971 yang dilengkapi dengan manual pemakaian hingga ribuan lembar. Dia heran, mengapa otak manusia yang jauh lebih hebat tidak disertai manual penggunaan? Maka dia menciptakan alat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=17&subd=aekmaga&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://sepia.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Mind_map"><img src="http://sepia.blogsome.com/images/Guru_Mindmap.jpg" alt="mindmap" align="right" border="0" hspace="10" width="200" /></a>Buntu menemukan solusi? Macet dalam berkreasi? Cobalah mind mapping. Cara sederhana ini telah banyak membantu saya menyelesaikan pekerjaan.</p>
<div class="storycontent">Tony Buzan, pencipta metode <a href="http://sepia.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/Mind_map">mind map</a> ini, terinspirasi oleh komputer di tahun 1971 yang dilengkapi dengan manual pemakaian hingga ribuan lembar. Dia heran, mengapa otak manusia yang jauh lebih hebat tidak disertai manual penggunaan? Maka dia menciptakan alat mind map sebagai cara memaksimalkan kerja otak.</p>
<p>Prinsipnya sederhana, cukup anda ikuti kemana otak berpikir, apa yang terlintas, apa yang teringat, dan tuliskan di atas kertas dalam bentuk coretan yang berkait-kaitan. Coretan tersebut dimulai dari tengah kertas sebagai pusat, kemudian mengembang keluar ke arah tepi kertas. Inilah konsep radiant thinking.</p>
<p>Mind Map berfungsi sebagai alat bantu untuk memudahkan otak bekerja. Manfaat mind map adalah :</p>
<ul>
<li>Mempercepat pembelajaran</li>
<li>Melihat koneksi antar topik yang berbeda</li>
<li>Membantu ‘brainstorming’</li>
<li>Memudahkan ide mengalir</li>
<li>Melihat gambaran besar</li>
<li>Memudahkan mengingat</li>
<li>Menyederhanakan struktur</li>
<li>.. dan lain-lain</li>
</ul>
<p>Saya sendiri sudah cukup lama memakai mind mapping untuk membantu membuat materi training. Terkadang mid map digunakan sebagai coretan awal semua ide yang terlintas saat mengembangkan sebuah topik. Di saat lain, mind map digunakan untuk mempelajari bahan training yang disiapkan oleh tim lain. Terkadang materi itu begitu banyaknya sehingga kalau kita pelajari slide demi slide maka akan kehilangan benang merah dari awal hingga akhir. Terkadang pula memang materi yang dikaji masih berupa bahan mentah yang tak beraturan, sehingga perlu disusun ulang, dibuang, maupun ditambah, sehingga menjadi kesatuan materi yang mengalir. Di sinilah mid map membantu saya menemukan ide utama materi dan menyusun slide dengan benang merah yang sesuai.</p>
<p>Bila Anda sering mengalami pusing karena banyak masalah yang terlintas di kepala, atau banyak ide yang tiba-tiba muncul, atau apapun yang kalau tidak direkam akan membebani otak bawah sadar Anda, maka mind map ini bisa menjadi alat buat menuangkan semua gagasan, pikiran, maupun sampah di kepala tersebut.</p>
<p>Cara membuat mind map sangat gampang :</p>
<ol>
<li>Mulai dengan topik utama – di tengah</li>
<li>tulis sub-topik penting</li>
<li>tambah dan hubungkan dengan sub-sub-topik</li>
<li>Ulangi langkah 2 dan 3 hingga ‘outline’ lengkap</li>
</ol>
<p>Sekarang juga sudah banyak <a href="http://sepia.blogsome.com/go.php?http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Mind_Mapping_software">software mind mapping</a>. Saya sendiri lebih suka coretan tangan, karena lebih bebas, artistik, dan menghibur (diri sendiri). Hasilnya jelek juga nggak papa, kan mind map ini terutama ditujukan bagi diri sendiri.</p>
<p>Mind Mapping sebenarnya juga bisa digunakan untuk brainstorming, jembatan diskusi, berbagi ide, bahkan mengerjakan proyek bersama. Anda bisa membuat pemecahan bersama-sama rekan dalam tim (semua ngomong, lalu ada yang menulis di selembar kertas besar), juga bisa menggabungkan mind map dari anggota tim (bikin masing-masing lalu digabungkan), bahkan mind map bisa dipakai sebagai slide presentasi tiap anggota untuk berbagi ide kepada orang lain.</p>
<p>Sabtu tanggal 17 Maret lalu, diadakan pelatihan mind map di ITB untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah kuliah maupun non kuliah. Pelatihan selama 2 jam lebih tersebut diikuti dengan antusias, dan langsung dipraktekkan. Satu hal yang menjadi penekanan pada pelatihan tersebut adalah menunjukkan kepada para mahasiswa bahwa kalau kita menggunakan cara yang benar, maka potensi diri ini bisa dimaksimalkan penggunaannya. Salah satu caranya adalah metode sederhana yang bernama Mind Mapping ini. Mudah bikinnya, dahsyat hasilnya. Cobalah.</p>
<p>Coba baca <a href="http://sepia.blogsome.com/go.php?http://www.mapyourmind.com/ebook.pdf">ebook mind map</a> ini. Lihat juga <a href="http://sepia.blogsome.com/go.php?http://www.mind-mapping.co.uk/mind-maps-examples.htm">contoh-contoh mind map</a>, baik yang rapi maupun yang amburadul (pede aja lagi!). Bagus kok.</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aekmaga.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aekmaga.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aekmaga.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aekmaga.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aekmaga.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aekmaga.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aekmaga.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aekmaga.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aekmaga.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aekmaga.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aekmaga.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aekmaga.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=17&subd=aekmaga&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/mind-mapping-cara-mudah-memakai-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/773754c72c76b3e50255778d51ffa32b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aek maga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sepia.blogsome.com/images/Guru_Mindmap.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mindmap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya kerja lebih keras kok dibayar lebih sedikit? (Bagian 2)</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/saya-kerja-lebih-keras-kok-dibayar-lebih-sedikit-bagian-2/</link>
		<comments>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/saya-kerja-lebih-keras-kok-dibayar-lebih-sedikit-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 02:45:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aekmaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[MOtivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/saya-kerja-lebih-keras-kok-dibayar-lebih-sedikit-bagian-2/</guid>
		<description><![CDATA[“Tapi si Boss nggak pernah kerja kok dapetnya paling tinggi?”
Begitu tanya Adi ke Budi tentang kegiatan Mr. Cedi, boss mereka. Setelah paham arti kerja efektif, efisien, dan produktif, kini Adi berguru kepada Budi agar bisa menikmati hidup yang lebih hidup.
“Ya, beda lah. Boss kan kerjanya lobbying. Ketawa-ketiwi maen golf, tapi begitu deal, dapetnya gede. Kalau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=16&subd=aekmaga&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>“Tapi si Boss nggak pernah kerja kok dapetnya paling tinggi?”</p>
<div class="storycontent">Begitu tanya Adi ke Budi tentang kegiatan Mr. Cedi, boss mereka. Setelah paham <a href="http://sepia.blogsome.com/go.php?http://sepia.blogsome.com/2007/11/06/saya-kerja-lebih-keras-kok-dibayar-lebih-sedikit-bagian-1/">arti kerja efektif, efisien, dan produktif</a>, kini Adi berguru kepada Budi agar bisa menikmati hidup yang lebih hidup.</p>
<p>“Ya, beda lah. Boss kan kerjanya lobbying. Ketawa-ketiwi maen golf, tapi begitu deal, dapetnya gede. Kalau boss nggak dapet deal, kita juga nggak ada kerjaan,” jelas Budi.</p>
<p>“Kerjaan Boss itu punya nilai ekonomis tinggi. Mungkin 10 kali lipat nilai ekonomis kerjaan kita. Makanya walau kerja sedikit, bayarannya gede.”</p>
<p><b>Nilai produk</b></p>
<p>Setiap hasil produksi mempunyai suatu nilai. Nilai tersebut ada 2 macam : nilai ekonomis dan nilai spiritual. Nilai ekonomis (economic value) diukur dari seberapa tinggi orang lain mau membeli produk itu, atau dalam bahasa lain seberapa besar kontribusi profit ke perusahaan. Dengan ukuran nilai ekonomis inilah gaji kita ditentukan. Tentu saja penilaiannya sangat subyektif tergantung perusahaan.</p>
<p>Sedangkan nilai spiritual adalah nilai yang penting bagi spirit/batin kita. Banyak kegiatan yang bernilai spiritual, kita melakukannya tanpa tujuan dibayar uang. Cinta, senang, kasih, damai, dan perasaan sejenisnya merupakan nilai spiritual dari suatu kegiatan produksi. Tentu saja yang ini tidak ada kaitannya dengan besar gaji kita.</p>
<p>“Contoh nyatanya, kamu kan suka ngisi blog kan Di? Kamu senang melakukannya padahal tidak ada yang mau bayar tulisan kamu. Itu namanya produksi dengan nilai spiritual tinggi, namun nilai ekonomisnya nol. Malahan negatif karena kamu bayar buat beli domain. Hehe…,” kata Budi menjelaskan.</p>
<p>“Hehe, jangan gitu dong. Hidup kan musti ada enjoy nya…,” timpal Adi.</p>
<p>“Nah, masih ada satu lagi komponen yang mempengaruhi gaji kita. Tepatnya penghasilan kita. Yaitu yang disebut ‘ketahanan berproduksi’,” kata Budi.</p>
<p><b> Ketahanan produksi</b></p>
<p>Ketahanan berproduksi adalah kemampuan mengolah sumber daya input. Semakin tinggi ketahanan produksi berarti semakin mampu mengolah lebih banyak input. Input bisa berupa material, uang, kemampuan, dan terutama waktu, sebagai sumberdaya yang paling terbatas. Bila digabungkan dengan produktifitas maka menghasilkan kapasitas produksi.</p>
<p>Misalkan pekerja A dengan daya produksi (produktifitas) 2 kendi/ kg. Dalam sehari dia bisa mengolah 100 kg/hari (ketahanan produksi). Maka kapasitas produksi dia adalah 200 kendi/hari.</p>
<p>Pekerja B dengan daya produksi 2,4 kendi/kg ternyata hanya bisa mengolah 50 kg bahan/hari. Dia memang mudah capek. Maka kapasitas dia adalah 120 kendi/hari.</p>
<p>Jadi kapasitas produksi pekerja A lebih tinggi daripada pekerja B, walaupun daya produksi A lebih rendah dibanding B.</p>
<p>“Nah, kamu itu punya keunggulan ketahanan produksi dibanding aku, Di. Kamu bisa tahan kerja sampai 10-12 jam, sementara aku biasanya cuma tahan 5 jam kerja,” jelas Budi kepada Adi. “Kalau kamu bisa memanfaatkan keunggulanmu itu, penghasilanmu bisa jadi lebih besar daripadaku. Tentu saja kalau produk kita punya nilai ekonomis sama.” Adi dan Budi tertawa bersama.</p>
<p>Karena sangat produktif, Budi cukup menggunakan 2 jam kerja sehari. Sisa 3 jam lainnya digunakan untuk mengerjakan proyek lain. Jadi Budi bisa memegang 2 proyek sekaligus. Ketika sepi proyek, Budi menggunakan waktunya untuk membantu bisnis istri berjualan baju. Total produksi Budi dalam 5 jam cukup banyak. Adi punya produktifitas separuh dari Budi. Namun Adi bisa bekerja lebih panjang. Adi juga dapat memegang 2 proyek konsultasi sekaligus, walaupun terpaksa pulang lebih malam. Bagi Adi yang rajin, kerja dalam waktu panjang terasa biasa saja.</p>
<p>Jadi rumus lengkap penghasilan adalah :</p>
<p><b>Penghasilan = ketahanan_berproduksi x efisiensi x efektifitas x nilai ekonomis</b></p>
<p>Rumus ini penting untuk melihat peluang dimana kita bisa meningkatkan penghasilan.</p>
<p><b>Kenapa kerja keras sering tak berguna</b></p>
<p>Rajin bekerja dan kebiasaan kerja keras sebenarnya erat berkaitan dengan ketahanan produksi. Bila daya produksi dan nilai ekonomis produk nya rendah, maka rajin dan kerja keras tidak banyak akan sebanding dengan penghasilan.</p>
<p>Adi mengandalkan ketahanan produksi untuk meningkatkan total produksi. Budi mengandalkan daya produksi (produktifitas) untuk menghasilkan total produksi setara Adi. Keduanya berpenghasilan sama karena nilai ekonomis produk mereka sama. Sementara itu Mr. Cedi, boss mereka, menghasilkan total produksi yang lebih rendah, namun karena nilai ekonomis produk Mr.Cedi berkali lipat lebih tinggi, maka pendapatan Mr. Cedi tetap lebih besar, di atas Adi dan Budi.</p>
<p>Bagaimana dengan Anda? Komponen mana yang berperan terbesar bagi penghasilan Anda? Apakah bisa penghasilan Anda meningkat dengan mengubah salah satu komponen penghasilan tersebut?</p>
<p>Dalam konsep SEPIA, rumus gaji tersebut bisa didekati dengan cara berikut :</p>
<ol>
<li>Efektif – IQ, makin pintar makin bisa mencari solusi yang tepat sasaran</li>
<li>Efisien – PQ, makin cerdik makin bisa mengelola sumberdaya</li>
<li>Ketahanan Produksi – EQ, rajin dan ulet ada gunanya</li>
<li>Nilai Ekonomis – AQ, kemampuan membayangkan apa yang menjadi keinginan orang lain akan membantu menciptakan output yang bernilai jual</li>
<li>Nilai spiritual – SQ, nilai spiritual membuat Anda hidup lebih bahagia</li>
</ol>
<p><img src="http://sepia.blogsome.com/images/sepia_gaji.jpg" alt="sepia penghasilan" /></p>
<p><i>Yah, begitulah kira-kira… <img src="http://sepia.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" />  </i></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aekmaga.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aekmaga.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aekmaga.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aekmaga.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aekmaga.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aekmaga.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aekmaga.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aekmaga.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aekmaga.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aekmaga.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aekmaga.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aekmaga.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=16&subd=aekmaga&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/saya-kerja-lebih-keras-kok-dibayar-lebih-sedikit-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/773754c72c76b3e50255778d51ffa32b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aek maga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sepia.blogsome.com/images/sepia_gaji.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sepia penghasilan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sepia.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya kerja lebih keras kok dibayar lebih sedikit? (Bagian 1)</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/saya-kerja-lebih-keras-kok-dibayar-lebih-sedikit-bagian-1/</link>
		<comments>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/saya-kerja-lebih-keras-kok-dibayar-lebih-sedikit-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 02:43:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aekmaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[MOtivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/saya-kerja-lebih-keras-kok-dibayar-lebih-sedikit-bagian-1/</guid>
		<description><![CDATA[“Tidak ada yang lebih sia-sia selain melakukan pekerjaan dengan efisien padahal pekerjaan itu sebetulnya tidak perlu dilakukan sama sekali.” Peter F. Drucker 1963
Topik kerja keras memang topik yang menarik.
Adi adalah pekerja keras. Berangkat lebih pagi, pulang larut malam. Sebaliknya Budi pekerja santai, seringkali terlihat cuma duduk-duduk ketawa-ketiwi dengan kolega. Adi bekerja lebih keras daripada Budi. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=15&subd=aekmaga&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><i>“Tidak ada yang lebih sia-sia selain melakukan pekerjaan dengan efisien padahal pekerjaan itu sebetulnya tidak perlu dilakukan sama sekali.” Peter F. Drucker 1963</i></p>
<div class="storycontent"><a href="http://sepia.blogsome.com/go.php?http://rahard.wordpress.com/2007/08/27/kok-saya-kerja-lebih-keras/">Topik kerja keras</a> memang topik yang menarik.</p>
<p>Adi adalah pekerja keras. Berangkat lebih pagi, pulang larut malam. Sebaliknya Budi pekerja santai, seringkali terlihat cuma duduk-duduk ketawa-ketiwi dengan kolega. Adi bekerja lebih keras daripada Budi. Tapi kenapa Adi pendapatannya justru lebih rendah daripada Budi?</p>
<p>Penghasilan kita memang tidak ada kaitannya dengan kerja keras. Tak perlu heran bila kerja keras kita tak dihargai. Karena memang bukan kerja keras kita yang berharga, tapi produktifitas kita.</p>
<p><b>Apa itu efektifitas?</b></p>
<p>Biarpun tampak santai, kerja Budi selalu tepat sasaran. Hasil kerjanya berkualitas bagus, sesuai yang dituntut perusahaan. Ini yang disebut kerja efektif.</p>
<p>Efektifitas diukur dari jumlah hasil keluaran yang sesuai harapan/layak (sebut saja ‘qualified output’ atau output layak) dari seluruh hasil keluaran (output).</p>
<p>Efektifitas = Output_layak / Output</p>
<p><img src="http://sepia.blogsome.com/images/efektif.jpg" alt="efektifitas" /></p>
<p>Misalkan 2 pekerja pembuat kendi tanah liat (gerabah) masing-masing ditugaskan membuat 10 kendi dengan kualitas sesuai syarat yang ditentukan (disebut Target atau Ideal Output).</p>
<p>Pekerja A membuat 10 kendi, sayang cacat 2 buah. Jadi hanya 8 kendi yang layak (qualified output). Maka efektifitas kerja dia adalah 8/10 alias 80%.</p>
<p>Pekerja B hanya berhasil membuat 6 buah yang layak dari 10 yang ia buat. Efektifitas kerja B adalah 60%.</p>
<p>Efektifitas hanya mengkaji output. Ketika membicarakan efektifitas kita tidak mempedulikan berapa banyak sumber daya yang dibutuhkan. Tidak peduli berapa banyak input berupa waktu kerja, energi, maupun bahan yang dibutuhkan, ukuran efektifitas hanyalah jumlah output layak dari sejumlah output yang dihasilkan. Makin banyak output layak berarti makin efektif.</p>
<p>Efektifitas kerja seseorang dipengaruhi dua hal, pertama adalah kemampuan dia memahami target tujuan akhir (ideal output), kedua adalah kecakapan dalam membuat solusi yang sesuai target tersebut (qualified output). Seseorang yang efektif dalam kerja ditandai dengan kemampuan mendefinisikan target akhir, serta kecakapan dalam mewujudkan solusi yang layak bagi target akhir tersebut.</p>
<p>Apakah Anda termasuk orang yang efektif? Ukur saja pencapaian hasil kerja Anda dibandingkan target yang dituntut perusahaan. Makin banyak target yang tercapai (dengan kualitas yang sesuai) berarti makin efektif kerja Anda.</p>
<p>Kesia-siaan yang sering terjadi adalah seorang yang sangat efisien bekerja, tapi hasilnya salah arah alias tidak efektif. Itulah yang dicela Peter Drucker, bekerja sangat efisien untuk sesuatu yang sebenarnya tidak perlu dilakukan!</p>
<p><b>Apa itu efisiensi?</b></p>
<p>Sering kita menganggap orang yang rajin bekerja adalah orang yang produktif. Setelah mengetahui arti efektifitas tentu mudah untuk memahami bahwa rajin bukanlah produktif. Rajin adalah sikap kerja, namun bukan ciri produktif. Rajin maupun malas bisa sama-sama produktif, bisa juga sama-sama tidak produktif.</p>
<p>Komponen kedua dari produktifitas bukanlah sikap kerja, tapi efisiensi. Efisiensi adalah hubungan antara jumlah keluaran (output) dari sejumlah input (masukan). Makin efisien berarti untuk sejumlah input akan dihasilkan lebih banyak output. Rumus efisiensi adalah output per input.</p>
<p>Efisiensi = Output / Input</p>
<p><img src="http://sepia.blogsome.com/images/efisien.jpg" alt="efisiensi" /></p>
<p>Misalkan 2 pekerja pembuat kendi tanah liat. Masing-masing diberi bahan 2 kg tanah liat.</p>
<p>Pekerja A berhasil membuat 5 kendi. Pekerja B berhasil membuat 8 kendi. Pekerja A mempunyai efisiensi 5 kendi/2 kg. Sedangkan B mempunyai efisiensi 8 kendi/2 kg. Maka pekerja B disebut lebih efisien.</p>
<p>Dalam efisiensi kita tidak membicarakan kualitas output. Apakah kendi yang dihasilkan bagus atau cacat bukanlah ukuran efisiensi.</p>
<p><b>Apa itu Produktifitas?</b></p>
<p>Produktifitas muncul dari kombinasi efektifitas dan efisiensi. Produktifitas (atau kita sebut daya produksi) adalah efisiensi dikalikan efektifitas. Secara matematis menjadi :</p>
<p>Produktifitas = efisiensi x efektifitas = output/input x output<i>layak/output = output</i>layak/input</p>
<p><img src="http://sepia.blogsome.com/images/produktif.jpg" alt="produktifitas" /></p>
<p>Jadi produktifitas menghubungkan pencapaian sasaran dengan masukan yang dibutuhkan. Makin produktif berarti pencapaian sasaran yang makin banyak untuk sejumlah input yang tetap.</p>
<p>Misalkan pekerja tanah liat A dan B dibandingkan. Siapakah yang lebih produktif?</p>
<p>Pekerja A :  (5 kendi/2 kg bahan) x 80% = 2 kendi / kg bahan</p>
<p>Pekerja B : (8 kendi/2 kg bahan) x 60% = 2,4 kendi / kg bahan</p>
<p>Ternyata pekerja B lebih produktif!</p>
<p>Bila Anda seorang manajer, akankah Anda memilih pekerja B? Benarkah pilihan Anda itu?</p>
<p><b>Ilustrasi dua konsultan</b></p>
<p>Adi bekerja lebih keras dibadingkan Budi. Namun kalau diperhatikan lebih seksama ternyata memang Budi lebih produktif. Dalam 2 jam duduk di komputer, Adi mampu membuat laporan 10 halaman, sedangkan Budi mampu membuat 20 halaman. Budi lebih efisien.</p>
<p>Kemudian dari laporan yang dibuat Adi (dia menghabiskan waktu 8 jam untuk membuat 40 halaman) ternyata hanya sebagian kecil saja solusi yang sesuai harapan klien. Terpaksa setiap kali Adi merevisi kembali laporan tersebut. Sedangkan Budi bekerja 2 jam sehari untuk membuat laporan 20 halaman. Hampir 90% solusi dari Budi sangat sesuai harapan klien. Bahasa komunikasi Budi lugas dan tepat sasaran. Dengan demikian Budi hanya melakukan perbaikan minor. Budi lebih efektif.</p>
<p>Pantaslah Budi masih punya cukup waktu untuk duduk-duduk ketawa-ketiwi dengan teman-temannya, sementara Adi masih bekerja keras di meja kerjanya. Budi memang lebih produktif daripada Adi.</p>
<p>(<a href="http://sepia.blogsome.com/go.php?http://sepia.blogsome.com/2007/11/06/saya-kerja-lebih-keras-kok-dibayar-lebih-sedikit-bagian-2/">bersambung</a>)</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aekmaga.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aekmaga.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aekmaga.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aekmaga.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aekmaga.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aekmaga.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aekmaga.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aekmaga.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aekmaga.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aekmaga.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aekmaga.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aekmaga.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=15&subd=aekmaga&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aekmaga.wordpress.com/2008/01/15/saya-kerja-lebih-keras-kok-dibayar-lebih-sedikit-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/773754c72c76b3e50255778d51ffa32b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aek maga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sepia.blogsome.com/images/efektif.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">efektifitas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sepia.blogsome.com/images/efisien.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">efisiensi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sepia.blogsome.com/images/produktif.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">produktifitas</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>