<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>AEK MAGA &#187; Cinta</title>
	<atom:link href="http://aekmaga.wordpress.com/category/cinta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aekmaga.wordpress.com</link>
	<description>...Aek Maga Penyejuk Hati...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Dec 2009 08:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='aekmaga.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/2b5ee27c142a6bf9166c2e4a813b4a90?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>AEK MAGA &#187; Cinta</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aekmaga.wordpress.com/osd.xml" title="AEK MAGA" />
		<item>
		<title>patuhku pada dia</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com/2009/12/14/patuhku-pada-dia/</link>
		<comments>http://aekmaga.wordpress.com/2009/12/14/patuhku-pada-dia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 08:51:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aekmaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aekmaga.wordpress.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[ya Allah di sadarku yang kadang mengabut, aku masih dengan doa yang telah aku pahat dalam hati, aku masih dengan harapku &#8220;suami yang mampu tuntun menuju surgaMU&#8221;, aku tak miminta dia, walau manusiawiku memohon dia, berharap dia, mengiba dia.
ya Allah jika dia memang untukku, ku mohon jadikan dia suami yang padanya aku &#8220;patuh&#8221;, yang padanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=203&subd=aekmaga&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;">ya Allah di sadarku yang kadang mengabut, aku masih dengan doa yang telah aku pahat dalam hati, aku masih dengan harapku &#8220;suami yang mampu tuntun menuju surgaMU&#8221;, aku tak miminta dia, walau manusiawiku memohon dia, berharap dia, mengiba dia.</p>
<p style="text-align:left;">ya Allah jika dia memang untukku, ku mohon jadikan dia suami yang padanya aku &#8220;patuh&#8221;, yang padanya aku layak mengharap surgaMu, karana saat aku jadi istri dia setiap langkahku harus dengan izin dia.</p>
<p style="text-align:left;">ya Allah, dalam keimananku yang kadang layak aku pertanyaan aku masih mengharap cintaMu, masih terus akan mengiba padaMU, ku mohon beri aku suami yang Engkau cintai, karna aku tau, begitu mudahnya aku menuju surgaMu hanya dengan aku patuh pada dia,</p>
<p style="text-align:left;">ya Allah, ku mohon jadikan dia sesorang yang layak aku pertahankan, yang layak dapatkan cintaku seutuhnya, yang mampu melengkapi aku dengan kecengenganku, aku dengan kekuranganku, aku dengan keegoaanku, aku dengan imanku yang masih perlu untuk terus dipupuk.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">jika suatu waktu aku tak bersama dia yang saat ini aku &#8220;cintai&#8221; tetap pengang hatiku, ingatkan aku dengan doa yang telah aku ucap, jangan biarakan aku menetskan air mata, walau kadang aku takut dengan duka itu.</p>
<p style="text-align:left;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aekmaga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aekmaga.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aekmaga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aekmaga.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aekmaga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aekmaga.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aekmaga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aekmaga.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aekmaga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aekmaga.wordpress.com/203/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=203&subd=aekmaga&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aekmaga.wordpress.com/2009/12/14/patuhku-pada-dia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/773754c72c76b3e50255778d51ffa32b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aek maga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saat Bingung Memilih Pasangan</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/saat-bingung-memilih-pasangan/</link>
		<comments>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/saat-bingung-memilih-pasangan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2007 07:10:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aekmaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/saat-bingung-memilih-pasangan/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam memilih pasangan hidup, baik bagi laki-laki maupun perempuan keduanya memiliki hak untuk memilih yang paling tepat sebagai pasangannya. Hal itu dikenal dalam Islam yang namanya ‘kufu’ ( layak dan serasi ), dan seorang wali nikah berhak memilihkan jodoh untuk putrinya seseorang yang sekufu, meski makna kufu paling umum dikalangan para ulama adalah seagama.
Namun makna-makna [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=14&subd=aekmaga&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Dalam memilih pasangan hidup, baik bagi laki-laki maupun perempuan keduanya memiliki hak untuk memilih yang paling tepat sebagai pasangannya. Hal itu dikenal dalam Islam yang namanya ‘kufu’ ( layak dan serasi ), dan seorang wali nikah berhak memilihkan jodoh untuk putrinya seseorang yang sekufu, meski makna kufu paling umum dikalangan para ulama adalah seagama.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Namun makna-makna yang lain seperti kecocokan, juga merupakan makna yang tidak bisa dinafikan, dengan demikian PROSES MEMILIH ITU TERJADI PADA PIHAK LAKI-LAKI MAUPUN PEREMPUAN. Disisi lain bahwa memilih pasangan hidup dengan mempertimbangkan berbagai sisinya, asalkan pada pertimbangan-pertimbangan yang wajar serta Islami, merupakan keniscayaan hidup dan representasi kebebasan dari Allah yang Dia karuniakan kepada setiap manusia, termasuk dalam memilih suami atau istri. Aisyah Ra berkata, “Pernikahan hakikatnya adalah penghambaan, maka hendaknya dia melihat dimanakah kehormatannya akan diletakkan”<span></span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Rasulullah pun bersabda, “Barang siapa yang menjodohkan kehormatannya dengan orang yang fasik maka dia telah memutus rahimnya” (HR Ibnu Hibban). Nabi juga pernah memberikan pertimbangan kepada seorang sahabiyah yang datang kepadanya seraya minta pertimbangan atas dua orang yang akan melamarnya, lalu Nabi menjawab, “Adapun Muawiyah bin Abi sufyan dia sangat ringan tangan (alias gampang memukul), adapun yang lainnya adalah orang yang fakir tidak memiliki harta yang banyak.” Lalu Nabi menikahkannya dengan Zaid bin Haritsah.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Dan untuk memantapkan pilihan, terutama dari berbagai alternatif sebaiknya melakukan shalat istikhorah baik di tengah malam maupun di awalnya, dan lakukan secara berkali-kali. Jika telah dilakukan berkali-kali maka KEMANTAPAN YANG ADA ITULAH YANG INSYA ALLAH MERUPAKAN PETUNJUK-NYA, DAN ITULAH YANG LEBIH DIIKUTI. Tetapi perlu diingat, bahwa informasi yang dominan pada diri seseorang sering yang lebih berpengaruh terhadap istikhorah, oleh karena itu perlu dilakukan berkali-kali. Dan untuk membedakan apakah itu keputusan yang dominan adalah selera semata atau dominasi istikharah agak sulit, kecuali dengan berkali-kali, sekalipun salah satu tanda bahwa itu adalah petunjuk dari Allah adalah dimudahkannya urusan tersebut, tetapi hal tersebut bukan satu-satunya alamat yang mutlak.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><i>Selengkapnya silahkan dibaca di: </i></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><i><a href="http://www.dudung.net/index.php?naon=depan&amp;action=detail&amp;id=410&amp;cat=2" title="klik disini untuk cerita selengkapnya" target="_blank">http://www.dudung.net/index.php?naon=depan&amp;action=detail&amp;id=410&amp;cat=2</a></i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aekmaga.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aekmaga.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aekmaga.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aekmaga.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aekmaga.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aekmaga.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aekmaga.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aekmaga.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aekmaga.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aekmaga.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aekmaga.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aekmaga.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=14&subd=aekmaga&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/saat-bingung-memilih-pasangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/773754c72c76b3e50255778d51ffa32b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aek maga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tak Cukup Hanya Cinta</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/tak-cukup-hanya-cinta/</link>
		<comments>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/tak-cukup-hanya-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2007 07:09:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aekmaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/tak-cukup-hanya-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[“Sendirian aja dhek Lia? Masnya mana?”, sebuah pertanyaan tiba-tiba mengejutkan aku yang sedang mencari-cari sandal sepulang kajian tafsir Qur’an di Mesjid komplek perumahanku sore ini. Rupanya Mbak Artha tetangga satu blok yang tinggal tidak jauh dari rumahku. Dia rajin datang ke majelis taklim di komplek ini bahkan beliaulah orang pertama yang aku kenal disini, Mbak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=13&subd=aekmaga&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">“Sendirian aja dhek Lia? Masnya mana?”, sebuah pertanyaan tiba-tiba mengejutkan aku yang sedang mencari-cari sandal sepulang kajian tafsir Qur’an di Mesjid komplek perumahanku sore ini. Rupanya Mbak Artha tetangga satu blok yang tinggal tidak jauh dari rumahku. Dia rajin datang ke majelis taklim di komplek ini bahkan beliaulah orang pertama yang aku kenal disini, Mbak Artha juga yang memperkenalkanku dengan majelis taklim khusus Ibu-ibu dikomplek ini. Hanya saja kesibukan kami masing-masing membuat kami jarang bertemu, hanya seminggu sekali saat ngaji seperti ini atau saat ada acara-acara di mesjid. Mungkin karena sama-sama perantau asal Jawa, kami jadi lebih cepat akrab.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">“Kebetulan Mas Adi sedang dinas keluar kota mbak, Jadi Saya pergi sendiri”, jawabku sambil memakai sandal yang baru saja kutemukan diantara tumpukan sandal-sendal yang lain. “Seneng ya dhek bisa datang ke pengajian bareng suami, kadang mbak kepingin banget ditemenin Mas Bimo menghadiri majelis-majelis taklim”, raut muka Mbak Artha tampak sedikit berubah seperti orang yang kecewa. Dia mulai bersemangat bercerita, mungkin lebih tepatnya mengeluarkan uneg-uneg. <span></span>Sebenarnya aku sedikit risih juga karena semua yang Mbak Artha ceritakan menyangkut kehidupan rumahtangganya bersama Mas Bimo. Tapi ndak papa aku dengerin aja, masak orang mau curhat kok dilarang, semoga saja aku bisa memetik pelajaran dari apa yang dituturkan Mbak Artha padaku. Aku dan Mas Adi kan menikah belum genap setahun, baru 10 bulan, jadi harus banyak belajar dari pengalaman pasangan lain yang sudah mengecap asam manis pernikahan termasuk Mbak Artha yang katanya sudah menikah dengan Mas Bimo hampir 6 tahun lamanya.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">“Dhek Lia, ndak buru-buru kan? Ndak keberatan kalo kita ngobrol-ngobrol dulu”, tiba-tiba mbak Artha mengagetkanku. ” Nggak papa mbak, kebetulan saya juga lagi free nih, lagian kan kita dah lama nggak ngobrol-ngobrol”, jawabku sambil menuju salah satu bangku di halaman TPA yang masih satu komplek dengan Mesjid.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span>Dengan suara yang pelan namun tegas mbak Artha mulai bercerita. Tentang kehidupan rumah tangganya yang dilalui hampir 6 tahun bersama Mas Bimo yang smakin lama makin hambar dan kehilangan arah.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">“Aku dan mas Bimo kenal sejak kuliah bahkan menjalani proses pacaran selama hampir 3 tahun sebelum memutuskan untuk menikah. Kami sama-sama berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja dalam hal agama”, mbak Artha mulai bertutur. “Bahkan, boleh dibilang sangat longgar. Kami pun juga tidak termasuk mahasiswa yang agamis. Bahasa kerennya, kami adalah mahasiswa gaul, tapi cukup berprestasi. Walaupun demikian kami berusaha sebisa mungkin tidak meninggalkan sholat. Intinya ibadah-ibadah yang wajib pasti kami jalankan, ya mungkin sekedar gugur kewajiban saja. Mas Bimo orang yang sabar, pengertian, bisa ngemong dan yang penting dia begitu mencintaiku, Proses pacaran yang kami jalani mulai tidak sehat, banyak bisikan-bisikan syetan yang mengarah ke perbuatan zina. Nggak ada pilihan lain, aku dan mas Bimo harus segera menikah karena dorongan syahwat itu begitu besar. Berdasar inilah akhirnya aku menerima ajakan mas Bimo untuk menikah”.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">“Mbak nggak minta petunjuk Alloh melalui shalat istikharah?”, tanyaku penasaran. “Itulah dhek, mungkin aku ini hamba yang sombong,untuk urusan besar seperti nikah ini aku sama sekali tidak melibatkan Alloh. Jadi kalo emang akhirnya menjadi seperti ini itu semua memang akibat perbuatanku sendiri”</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">“Pentingnya ilmu tentang pernikahan dan tujuan menikah menggapai sakinah dan mawaddah baru aku sadari setelah rajin mengikuti kajian-kajian guna meng upgrade diri. Sejujurnya aku akui, sama sekali tidak ada kreteria agama saat memilih mas Bimo dulu. Yang penting mas Bimo orang yang baik, udah mapan, sabar dan sangat mencintaiku. Soal agama, yang penting menjalankan sholat dan puasa itu sudah cukup. Toh nanti bisa dipelajari bersama-sama itu pikirku dulu. Lagian aku kan juga bukan akhwat dhek, aku Cuma wanita biasa, mana mungkin pasang target untuk mendapatkan ikhwan atau laki-laki yang pemahaman agamanya baik”, papar mbak Artha sambil tersenyum getir.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><i>Selengkapnya silahkan dibaca di: <a href="http://bundanaila.blogspot.com/2007/01/tak-cukup-hanya-cinta.html" title="klik disini untuk cerita selengkapnya" target="_blank">http://bundanaila.blogspot.com/2007/01/tak-cukup-hanya-cinta.html</a> </i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aekmaga.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aekmaga.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aekmaga.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aekmaga.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aekmaga.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aekmaga.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aekmaga.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aekmaga.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aekmaga.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aekmaga.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aekmaga.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aekmaga.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=13&subd=aekmaga&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/tak-cukup-hanya-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/773754c72c76b3e50255778d51ffa32b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aek maga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Kabar Cinta ???</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/apa-kabar-cinta/</link>
		<comments>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/apa-kabar-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2007 07:06:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aekmaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/apa-kabar-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[Penulis : Bunda Naila
Sumber : http://bundanaila.blogspot.com
&#160;
&#160;
Mencintai dan dicintai adalah hal yang diinginkan oleh setiap orang. Cinta antara orang tua dan anaknya, suami dengan istri, kakak dengan adik atau antara sesama manusia. Tak jarang beberapa benda-benda kesayang pun tak luput dari cinta kita, seperti mobil, baju, hp, komputer,dll. Semuanya manusiawi.
Namun kita perlu waspada ketika cinta kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=12&subd=aekmaga&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><i>Penulis : <span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">Bunda Naila</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><i>Sumber : http://bundanaila.blogspot.com</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Mencintai dan dicintai adalah hal yang diinginkan oleh setiap orang. Cinta antara orang tua dan anaknya, suami dengan istri, kakak dengan adik atau antara sesama manusia. Tak jarang beberapa benda-benda kesayang pun tak luput dari cinta kita, seperti mobil, baju, hp, komputer,dll. Semuanya manusiawi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Namun kita perlu waspada ketika cinta kita kepada anak, istri, suami, kakak, adik dan orang tua bahkan harta benda telah membuat kita jauh atau bahkan lupa kepada Sang pemilik Cinta yang hakiki.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span>Saat kita menikah, kita telah dianggap telah melaksanakan 1/2 dari agama. Artinya yang setengahnya lagi harus kita gapai bersama pasangan didalam mahligai rumah tangga. </span><span></span><span>Idealnya, setelah menikah harusnya kualitas keimanan dan ibadah suami istri semakin meningkat dibandingkan saat sebelum menikah. Kalau dulu waktu masih singgle sholat fardhu sendiri, setelah menikah bisa berjama’ah bersama istri atau suami. Waktu masih sendiri susah sekali bangun malam untuk menjalankan sholat tahajud, setelah menikah ada suami atau istri yang akan membangunkan kita untuk mengajak tahajud bersama. Intinya yang dulu biasa dilakukan sendiri kini bisa dilakukan bersama dan tentunya ada yang berperan sebagai pengontrol atau pembimbing mungkin suami sebagai qowwam akan lebih berperan dalam membimbing istrinya dalam hal peningkatan kualitas ibadahnya. Mulai dari sholat bareng, tilawah bareng atau mengkaji al qur’an dan hadist bareng. Harapannya dengan menikah maka makin terbentang luas ladang amal bagi kita, sehingga istilah menggenapkan dien untuk pernikahan itu benar adanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span>Namun tak jarang pula, saat kita mencitai makhluk atau benda membuat kita jauh atau bahkan melupakan Dia sang pemilik cinta. Misalnya, saat sebelum menikah sangat aktif dalam majelis dakwah, sholat selalu tepat waktu, tilawah setiap abis sholat magrib, tahajud pun tidak ketinggalan dan bahkan puasa sunnah senin kamis pun masih rajin dilakukan. Namun keadaan menjadi terbalik setelah menikah, sholat jadi sering telat, puasa sunah sudah jarang dilakukan, tilawah hampir tidak pernah lagi apalagi bangun tengan malam untuk tahajud.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"> Selengkapnya silahkan dibaca di: <a href="http://bundanaila.blogspot.com/2006/04/apa-kabar-cinta.html" title="klik disini untuk cerita selengkapnya" target="_blank">http://bundanaila.blogspot.com/2006/04/apa-kabar-cinta.html</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aekmaga.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aekmaga.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aekmaga.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aekmaga.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aekmaga.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aekmaga.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aekmaga.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aekmaga.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aekmaga.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aekmaga.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aekmaga.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aekmaga.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=12&subd=aekmaga&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/apa-kabar-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/773754c72c76b3e50255778d51ffa32b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aek maga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebab CINTA memang harus diupayakan</title>
		<link>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/sebab-cinta-memang-harus-diupayakan/</link>
		<comments>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/sebab-cinta-memang-harus-diupayakan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2007 07:03:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aekmaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/sebab-cinta-memang-harus-diupayakan/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu kali seorang teman bertanya kepada saya:
 “Lady, ada 2 pilihan untukmu.
1.                  Menikah dengan orang yang kau cintai
2.                  mencintai orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=11&subd=aekmaga&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;">Suatu kali seorang teman bertanya kepada saya:</p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"> “Lady, ada 2 pilihan untukmu.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;margin:5pt 0 0.0001pt 36pt;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                  </span></span></span><!--[endif]--><b><span>Menikah dengan orang yang kau cintai</span></b><span></span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;margin:5pt 0 0.0001pt 36pt;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                  </span></span><!--[endif]--><b>mencintai orang yang kau nikahi</b></p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;">Mana yang kau pilih?”</p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"> Saat itu spontan saya memilih yang kedua: mencintai orang yang saya nikahi (menikahi saya).</p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span>“Kenapa?”</span></p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span>Hhm… iya ya, kenapa?</span></p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span> </span></p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span></span><span>Sebab jodoh adalah hal yang pasti, meski masih menjadi misteri bagi orang-orang yang belum menemukannya. Sedangkan mencintai adalah hal yang berbeda. Mencintai seseorang saat belum ada hak atasnya, bagaikan menggenggam bara. Jika Allah berkenan menjadikannya pendamping seumur hidup, maka bara itu akan menjelma menjadi energi untuk meciptakan kebersamaan yang indah. Tetapi, jika Allah tidak berkenan mempersatukan, bara itu akan membakar, dan bisa jadi menghanguskan diri sendiri.</span></p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span>  </span></p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span>Lebih dari itu, pilihan kedua rasanya lebih aman dari berbagai penyakit hati, yang bisa jadi mengotori niat suci menikah karena Allah.</span></p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span> </span></p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span>Itu jawaban saya saat itu. Tetapi, beberapa jenak setelah itu, saya termenung, mencoba berfikir lebih dalam dan menyelami jauh ke dalam lubuk hati. Lalu, saya pun meneruskan pertanyaan itu ke temen saya yang lain.</span></p>
<p style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aekmaga.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aekmaga.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aekmaga.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aekmaga.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aekmaga.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aekmaga.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aekmaga.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aekmaga.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aekmaga.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aekmaga.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aekmaga.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aekmaga.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aekmaga.wordpress.com&blog=2033015&post=11&subd=aekmaga&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aekmaga.wordpress.com/2007/12/31/sebab-cinta-memang-harus-diupayakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/773754c72c76b3e50255778d51ffa32b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aek maga</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>