Ah gadis……………………..
Begitu naif dirimu
Memaknai ucapku
Dengan hati membumbung
Taukah kau
Janjiku tiada bermakna
Hanya sebatas kata pengisi waktu
Aku elang dengan tatap merayu
Terbang hilir mudik
Menebar senyum
Meraih simpati
Ah gadis…………………………
Jangan bakar air mata percuma
Deraimu tiada mampu mencairkan kepongahanku
Walau sendu aku tampilkan
Namun tawa menyelinap di hati
Taukah kau
Aku terbahak saat kudapati kau terluka
Menyimpan cinta untukku
Aku merasa lelaki dengan sejuta pesona
1 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar







he…he… dendam x ya kak?
mantap x penulisannya kak..
kalo dibaca sejenak orang pasti gak tau klo yang membuat puisi ini adalah perempuan
salut