satu pintu mulai terkuak
menawarkan episode baru
sebuah malam panjang penuh perjuangan
waktu yang berpaju dengan cita
segaris senyum aku lukis hari ini
di wajah-wajah penuh cinta
masih sebentuk sabit yang samar
tapi mampu hadirkan haru di jiwa
dengan cinta aku coba kukuh
tak terlena dengan himpitan duka
aku akan bangkit
perlahan…………….
walau masih kepompong
aku mesti terus menanti
suatu hari……..
kepak kupu-kupu kan terdengar
menari……..
melayang menguasai angin
…………………..
terimakasih cinta
No Comments Yet
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar






