aku berdiri tegak di pesimpangan nadi-nadi ibu kota
tubuh jangkung menjunjung langit
dengan tiga mata aneka warna
banyak kisah aku rekam
dalam diam
ssst….
ini rahasia terbesar dalm hdupku
AKU BENCI MANUSIA
bagaimana tidak!
apa hak manusia mencaci merah mataku
mengapa salah selalu tertuju padak merahku
atas waktu yang semakin menepi
malah terlalu sering aku menahan geram
saat hijauku berganti merah
manusia bejat terus bergegas
mengepulkan asap
menciptakan kekacauan
bising membahana
caci maki tumpah ruah
aku hanya menatap sekilas
muak telah menguasai jiwa
dengan amarah di dada
kumainkan mata sesukaku
biar saja mereka menatap tajam
aku tak peduli …..
komunitasHp,april 2008
No Comments Yet
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar






