Anthony Robbins
Mungki Anda bisa membayangkan kembali ketika ibu atau pun bapak Anda ketika membisiki telinga kita dengan kata-kata harapan, misalkan kamu kalau sudah besar harus jadi orang baik, kamu nanti harus bisa menjadi kebanggaan keluarga, atau teguran seperti jangan malas kalau malas kamu mau jadi apa nanti, belajarlah dengan giat supaya kamu jadi orang sukses, mungkin itu sebagian contoh ketika ibu atupun bapak kita berbicara kepada kita dan perkataan itu selalu diulang dan di ulang sehingga dalam memori kita tertanam apa yang orang tua kita katakan.
Apakah orang tua Anda pernah berbuat begitu pada diri Anda ?
Kata-kata yang telah tertanam pada dirikita akan membuahkan hasil apabila dapat kita rubah menjadi Emosi, kemudian emosi tersebut dapat di rubah menjadi Aksi, kadang orang hanya meneriakan kata-kata kosong atau bisa di sebut kata-kata yang tidak dijiwai yang tidak dikeluarkan dengan emosi, sehingga imbasnya hanya tongkosong nyaring bunyinya.
Apakah kata-kata orang tua Anda yang baik-baik sudah Anda praktekan ? Atau cukup hanya disimpan di memori Anda dan hanya menjadi kenangan ketika Anda ingat ibu bapak Anda ?
Mungkin anda suka merasakan sesuatu yang berbeda antara seorang pemimpin atau orang yang berilmu berbicara dengan orang biasa-biasa berbicara, dan hebatnya lagi apabila seorang pemimpin atau orang yang berilmu berbicara bisa cepat menyerap pada memori kita dan emosi jadi ikut terpancing.
Apakah Anda bisa merasakan perbedaan tersebut ? atau biasa-biasa saja ?
Jika berpengaruh Mengapa coba ? ada apa dengan pemimpin dan orang yang berilmu ?
Apakah seorang pemimpin atau orang yang berilmu jika berbicara bisa mempengaruhi orang dikarnakan apa yang dia ucapkan itu telah di jiwai dan dilakukan oleh dirinya ? Atau apa ?
Dan bagaimana dengan Anda apakah ucapan Anda bisa mempengaruhi orang atau tidak ?
No Comments Yet
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar






