batas waktu

Batas waktu

Ada batas dimana hujan harus berhenti

Saat Bumi telah terlalu basah

Dedaunan sudah merayu hendak bermandi sinaran

Ada waktunya dimana senandung harus berhenti

Dikala kata tak lagi senada

Saat irama tak lagi tentramkan sukma

Ada saatnya harus menarik mundur langkah

Saat di depan yang terhampar hanya  buntu

Tiada celah yang bias loloskan harap

Ada saatnya untuk bangun

Saat mimpi tak lagi utuh

Yang ada hanya ada galau

keterasingan jiwa

Dalam keterasingan jiwa

Mencoba berkelana masuki sudut demi sudut harap

Ach….masih juga begini

Teratai masih terkatup

Enggan menampakkan indahnya

Pelangi yang tergantung di langit2 sore

Juga berubah warana

Kemana merah itu?

Desau angina juga tanpa nada kali ini

Enggan dia berhembus

Seolah hanya menunnaikan kewajiban tanpa rasa

Kenapa begini?

Adakah saatnya berdiam diri

Apakah saatnya menguatkan keadaan

Aku tak mengerti

Tak juga ingin jawaban

tak ada judul

tak adajudul

tak ada isi

tak ada makna

tak ada yang ada

semua tak ada

JIKA MUGKIN

JIKA MUNGKIN

AK INGIN DIA YANG JADI PELABUHAN TERAKHIR

MENEMANI MERAJUT CINTA

UNTUK MENJADI INDAH DI HADAP-MU

JIKA BOLEH MEMINTA

AKU INGIN DIA ADA DI HATI

SELAMANYA MELENGKAPI BAHAGIA YANG TELAH ENGKAU BERI

JIKA BOLEH MEMOHON

AKU INGIN DIA SELALU DI SINI

DI PALUNG HATI

MEMBERI GETAR INDAH

TAK PERLU JADI LUAR BIASA

AKU JUGA BERHARAP BIASA SAJA

DENGAN SEMUA KEBIASAAN YANG ADA

KARENA AKU TIDAK TERBIASA

DENGAN SESUATU YANG TAK BIASA

BIARLAH………………….

SEMUA BERJALAN SEPERTI BIASA

SEBIASA ENGKAU MENGUKIR SENYUM

TAK PERLU MENJADI LUAR BIASA

KARENA AKU TLAH TERBIASA MENCINTAIMU

ach gadis

Ah gadis……………………..
Begitu naif dirimu
Memaknai ucapku
Dengan hati membumbung
Taukah kau
Janjiku tiada bermakna
Hanya sebatas kata pengisi waktu
Aku elang dengan tatap merayu
Terbang hilir mudik
Menebar senyum
Meraih simpati

Ah gadis…………………………
Jangan bakar air mata percuma
Deraimu tiada mampu mencairkan kepongahanku
Walau sendu aku tampilkan
Namun tawa menyelinap di hati
Taukah kau
Aku terbahak saat kudapati kau terluka
Menyimpan cinta untukku
Aku merasa lelaki dengan sejuta pesona

AGAMA MELARANG BERSEDIH

Kita pasti pernah bersedih, banyak factor yang menyebabkan kita bersedih, tapi ternyata bersedih sangat dilarang, ini ditegaskan dalam firman Allah yang berbunyi

…Dan, janganlah bersikap lemah dan jangan  (pula) bersedih hati  (QS.Ali Imran:139)

Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita  (QS. At-Taubah:40)

Memang saat duka menanyapa begitu sulit berdamai dengan diri sendiri, kesedihan terus menawarkan tangis, tapi taukah bersedih tidak pernah mendatangkan manfaat, malah akan melenakan kita, saat kita bersedih pasti kita akan malas mengerjakan apapun. Kreatifitas kita menurun, malah kita akan menjadi orang bodoh.
Kesedihan adalah hal yang disenangi setan. Maka dari itu, setan selalu berupaya agar manusia bersedih, dan menjadikan langkah mereka terhenti.

Setiap muslim diperintahkan untuk mengusir jauh-jauh. Rasullah saw selalu memohon perlindungan dari Allah agar dijauhkan dari kesedihan. Beliau selalu berdoa “ Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan duka cita”

Kesedihan adalah teman akrab kecemasan. Adapun perbedaan antara keduanya adalah manakala sesuatu hal yang tidak disukai hati itu berkaiatan dengan hal-hal yang belum terjadi, ia akan membuahkan kecemasan. Sedangkan bila berkaitan dengan persoalan masa lalu, maka ia akan membuahakan kesedihan. Dan persamaannya, kedua-duanya dapat melemahakan semangat dan keinginan hati untuk berbuat sesuatu yang kebaikan.

selayaknya memang kita menghindari bersedih, walu sebenarnya sangat sulit untuk tidak bersedih. tetapi kita tidak boleh memelihara rasa sedih

rindu

melukis wajahmu di bibir pantai

sebentuk senyum  yang merenggut khayalku

rindu ku bagi pada bayu

mengalun semilir menuju peraduanmu

jika pikirku bisa jadi nyata

aku ingin memikirkanmu

menghadirkan seluit jingga

di senja yang semakin menepi

sejuta salam telah ku rakit

siap berlayar ke tangan samudra

mengabarkan ucap tak terkata

“terimakasih u indah yg kau hadiahkan”

akhirnya

hmmm………….

akhirnya di penghujung bulan juli yang dilingkupi hujan dan mendung

banyak yang berakhir……………………….

ada yang benar-benar berakhir

karena memang tidak ada titik temu

dan aku juga berharap tidak ada titik temu!!!!!!!!!

dan

setelah ermpat tahun mungkin aku boleh menarik napas sejenak

yach……………….

aku tau hanya sejenak

karena dunia baru akan di mulai

dunia yang lebih nyata

dunia yang lebih menantang

tapi………….

aku siap

mungkin juga terpaksa siap

mulianya hari jumat

mungkin kita tidak pernah berpikir kalau hari jumat adalah hari yang dimuliakan, karena memang dulu bagi saya hari jumat adalah hari yang biasa, mungkin cukup berbeda juga, karena hari jumat sekolah cepat pulang, atau mungkin bagi yang bekerja hari jumat adalah hari yang dinanti-nanti karena besok adalah libur.

Tapi ternyata hari jumat adalah hari yang dimuliakan. Sebuah hadis dari Abu Hurairah

“sunguh sebaik-baik hari dimana masih terbit matahari adalah hari jumat yang suci, di dalamnya terjadi Allah masukkan Adam ke surga, hari itu pula Allah keluarkan ia dari surga, hari itu pula kiamat akan tiba, dan saat terkabulnya doa seorang mukmin yang meminta kepada Allah”

Satu lagi yang pasti terjadi di hari jumat, yaitu sholat jumat bagi laki-laki. Mungkin pada saat sekarang begitu banyak orang yang lalai akan perintah sholat jumat, padahal sebuah hadis dari Anas bin Malik menyatakan siapa dihari jumat berwudhu dan mandi datang ke mesjid lebih pagi, duduk di shaf pertama dekat imam, khutbah jumat didengar dan di perhatikan juga diam tak berkata-kata, maka baginya pahala untuk setiap langkah bagaikan bangun malam dann puasa sebanayak satu tahun lamanya. Jadi apa lagi yang menyebabkan malas melaksanakan sholat jumat?

Seperti yang tertulis di atas salah satu kemulian hari jumat adalah terkabulnya doa seorang mukmin, hal ini diperkuat lagi dengan sebuah hadis dari Anas bin Malik, Jibl\ril datang temui Nabi saw, di tangannya ada cermin putih berbintik hitam, Nabi saw bertanya “wahai jibril, apakah yang kau bawa itu?” “ini hari jumat, Allah tunjukkan padamu supaya menjadi hari rayamu dan umat sepeninggalanmu, di dalamnya terdapat kebaikan bagi siapa saja, pada hari itu siapa yang berdoa, maka Allah akan memberinya, bila itu merupakan bagiannya, jika bukan bagian untuknya Allah akan ganti lebih baik darinya, hari itu pula disebut Yaumul mazid, yang artinya Hari tambahan karunia.”

Jadi sudah saatnya kita memuliakan hari jumat………………………………….