ya Allah di sadarku yang kadang mengabut, aku masih dengan doa yang telah aku pahat dalam hati, aku masih dengan harapku “suami yang mampu tuntun menuju surgaMU”, aku tak miminta dia, walau manusiawiku memohon dia, berharap dia, mengiba dia.
ya Allah jika dia memang untukku, ku mohon jadikan dia suami yang padanya aku “patuh”, yang padanya aku layak mengharap surgaMu, karana saat aku jadi istri dia setiap langkahku harus dengan izin dia.
ya Allah, dalam keimananku yang kadang layak aku pertanyaan aku masih mengharap cintaMu, masih terus akan mengiba padaMU, ku mohon beri aku suami yang Engkau cintai, karna aku tau, begitu mudahnya aku menuju surgaMu hanya dengan aku patuh pada dia,
ya Allah, ku mohon jadikan dia sesorang yang layak aku pertahankan, yang layak dapatkan cintaku seutuhnya, yang mampu melengkapi aku dengan kecengenganku, aku dengan kekuranganku, aku dengan keegoaanku, aku dengan imanku yang masih perlu untuk terus dipupuk.
jika suatu waktu aku tak bersama dia yang saat ini aku “cintai” tetap pengang hatiku, ingatkan aku dengan doa yang telah aku ucap, jangan biarakan aku menetskan air mata, walau kadang aku takut dengan duka itu.






